Beasiswa LPDP 2016


Pendaftaran Beasiswa LPDP tahun 2016 sudah hampir deadline... Untuk tahun 2016 ini beasiswa LPDP membuka pendaftaran untuk 4 periode.. Tiga periode pertama sudah berakhir masa pendaftarannya.. Masih tersisa satu periode yakni periode 4, dengan waktu pendaftaran antara 16 Juli-14 Oktober 2016.


Nah, bagi yang belum mengetahui syarat-syarat pendaftarannya silahkan donlot disini

Untuk pendaftaran silahkan klik disini

Beasiswa S2 UPI 2016

Kabar gembira bagi para pegawai di lingkungan kementrian pendidikan dan kebudayaan yang ingin melanjutkan studi/kuliah. Apalagi yang orang Bandung, ato yang berminat dengan Bandung. Pasalnya tahun ini Kemdikbud membuka kesempatan bagi para PNS di lingkungan kemdikbud untuk melanjutkan studi S2 utamanya di Kampus UPI Bandung.
Kesempatan ini dibuka mulai tanggal 28 Juni s/d 23 Juli 2016 dengan sistem pendaftaran secara online.
Program studi yang ditawarkan kali ini ada 2 yaitu prodi pengembangan kurikulum dan administrasi pendidikan. Lumayan juga ntar jika diterima bakalan dapat biaya living cost, biaya buku dan biaya kuliah. Apalagi tentunya gaji pokok tentu masih ngalir... 


Nah, bagi yang berminat dan ingin mengetahui lebih lanjut tentang syarat maupun tata cara pendaftaran dapat dilihat disini dan bagi yang ingin melakukan pendaftaran secara online klik saja disini
Selamat Mencoba...Semoga Sukses..
 

 

BEASISWA S2 GURU SMA/SMK 2016

Peningkatan profesionalitas guru guna meningkatkan kualitas pendidikan senantiasa dipehatikan pemerintah. salah satunya melalui Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pendidik, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memberi kesempatan bagi guru pendidikan menengah untuk meningkatkan kapasitas profesionalnya melalui Beasiswa Pendidikan Strata Dua (S-2). Program Pemberian Beasiswa S-2 bagi Guru SMA/SMK yang berstatus PNS dan bukan PNS dan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan yang telah ditetapkan. Pada tahun 2016 ini sasaran atau kuota secara nasional yang akan dibiayai dengan APBN adalah 638 orang.

A. Komponen Beasiswa
Beasiswa S-2 bagi Guru SMA/SMK ini terdiri atas: biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya penyelenggaraan program. Beasiswa diberikan langsung ke mahasiswa melalui mekanisme perjanjian kerjasama (MoU) antara Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud dengan mahasiswa, sedangkan biaya pendidikan dan penyelenggaraan program ditransfer ke rekening perguruan tinggi penyelenggara yang diberi mandat melalui mekanisme surat perjanjian kerja sama antara Direktorat Pembinaan Guru Dikmen Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud dengan perguruan tinggi penyelenggara (PTP) yang diberi mandat.
 
B. Kriteria Calon Peserta
1. Guru SMA/SMK berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
2. Guru SMA/SMK yang diselenggarakan oleh masyarakat, berstatus sebagai guru tetap yayasan (GTY),
3. Guru Honorer di SMA/SMK negeri harus memiliki SK Kepala Dinas Pendidikan sebagai guru honor.
4. Berusia maksimum 40 tahun pada tanggal 1 September 2016 yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
5. Khusus  untuk  daerah  terpencil,  tertinggal,  dan  terluar  berusia maksimum 42 tahun pada tanggal 1 September 2016 yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang, serta SK pejabat berwenang tentang penetapan daerah terpencil, tertinggal, dan terluar.
6. Lulusan jenjang strata satu (S-1) dari program studi yang terakreditasi oleh  Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan IPK minimal 2,75  yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
7. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun yang dibuktikan dengan fotokopi SK pengangkatan pertama (ditambah dengan SK Daerah khusus untuk guru yang bertugas di daerah khusus) yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
8. Memperoleh izin dari pejabat yang berwenang untuk mengikuti program peningkatan kualifikasi jenjang strata dua (S-2), dibuktikan dengan Surat Tugas Belajar dari BKD bagi PNS dan dari Ketua Yayasan bagi guru non PNS.
9. Memiliki prestasi akademik yang terkait dengan tugas keguruan/kependidikan (akan lebih diutamakan), dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan yang relevan.
10. Tidak sedang menempuh studi atau sudah lulus jenjang strata  dua (S-2) atau strata tiga (S-3).

C. Pendaftaran Calon Peserta
Rekrutmen dan seleksi calon peserta Program Pemberian Beasiswa S-2 bagi Guru SMA/SMK Tahun 2016 dilakukan melalui dua tahap,  yakni: 1) tahap seleksi administratif, dan (2) tahap seleksi akademik.
Rekrutmen Calon Peserta
1) Direktorat Pembinaan Guru Dikmen Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud menginformasikan Program Pemberian S-2 bagi Guru SMA/SMK Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi dan mengunggah melalui http://p2tk.dikmen.kemdikbud.go.id  dan atau atau website masing-masing PTP.
2) Dinas Pendidikan Provinsi menyampaikan informasi Program Pemberian Beasiswa S-2 bagi Guru SMA/SMK Tahun 2016 kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
3) Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menyampaikan informasi Program Pemberian Beasiswa S-2 bagi Guru SMA/SMK Tahun 2016 kepada Guru SMA/SMK di daerah setempat.
4)  Guru SMA/SMK yang berminat, mendaftarkan diri ke Direktorat Pembinaan Guru Dikmen dengan cara mengirimkan berkas pendaftaran ke Direktorat Pembinaan Guru Dikmen. Berkas pendaftaran dikirim mulai 12 Maret 2016 sampai dengan 11 Juni 2016 (cap pos) ke alamat:
Subdit PK-PKK
Direktorat Pembinaan Guru Dikmen, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud
Kompleks Kemdikbud Gedung D Lantai 12
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat
Telepon: 021.57974108/Fax: 0 21.57974108

sumber: pasca.unesa.ac.id, unnes.net

Cara Berbagi Rejeki Dengan Anak Asuh


Pernahkah terbersit di benak anda untuk mempunyai anak asuh dalam pendidikan? Atau membantu biaya pendidikan seseorang sekedarnya, sesuai kemampuan anda? Tapi anda bingung mencari siapa yang mo dikasih, atau mungkin malu karena jumlahnya yang bisa anda berikan hanya sedikit... Bahkan mungkin tidak bisa rutin... Setiap niat baik selalu ada jalan untuk menyalurkan. Berikut mungkin cara yang bisa anda lakukan untuk berbagi rejeki anda kepada orang lain yang membutuhkan, tanpa harus turun tangan langsung.
1.      Berikan langsung
Berikan langsung sejumlah rejeki anda kepada yang membutuhkan. Cuma hal ini tentu tidak mudah, anda harus mencari orang atau anak yang membutuhkan atau orang tua si anak yang membutuhkan tersebut. Terlebih jika diberikan langsung kepada Si anak, mungkin akan timbul rasa khawatir beneran gak ya ntar uangnya dipake buat keperluan pendidikan..jangan-jangan dipake buat jajan...jangan-jangan.. Tapi sebaiknya pikiran seperti ini kita buang jauh aja, kita berbaik sangka saja. Toh, niat kita dah baik. Mudah-mudahan niat yang baik juga disambut dan dilaksanakan dengan baik juga.
2.      Berikan melalui perantaraan
Jika tidak susah untuk mencari orang atau anak yang membutuhkan anda bisa menyalurkan rejeki anda lewat orang yang dapat dipercaya atau mungkin BAZIS terdekat. Sehingga anda mengalami tidak mengalami kerepotan.
3.      Kumpulkan Dana, Cari Sekolah sasaran
Jika anda ingin membantu dalam jumlah yang lebih besar, tapi rejeki anda baru sedikit anda bisa ajak teman. Ajak teman yang punya pemikiran yang sama. Kumpulkan rejeki dari beberapa teman, dan ajak teman-teman anda untuk mencari sekolah sasaran. Lebih enak kalo anda dan teman-teman anda satu almamater. Ya paling mudah kembali ke almamater dan untuk penyalurannya bekerja sama dengan guru BK. Karena biasanya guru BK paling tahu kondisi siswa. Jika dana yang terkumpul banyak tentu bisa digunakan untuk lebih dari satu orang. Bahkan sangat memungkinkan jika anda dan teman-teman anda dapat memberikan rejeki secara kontinyu, anda dan teman-teman anda bisa mengemasnya menjadi semacam beasiswa reguler. Tentu anda tidak harus turun tangan langsung untuk administrasinya. Bisa minta bantuan pihak sekolah. Hal ini akan lebih mudah jika anda bekerja di sekolah, sasaran bisa sekolah anda sendiri.
Yang utama, karena hal ini terkait dengan uang maka usahakan adanya transparansi dalam pengelolaan maupun penyaluran. Karena biar bagaimanapun juga, namanya manusia ya kadang-kadang timbul rasa curiga...
Nah, itu beberapa cara yang mungkin bisa anda lakukan sebagai salah satu jalan untuk berbagi. *saran : ambil yang baik,tinggalkan yang buruk...