Latest Post

PembaTIK Level 3 _Inovasi Pembelajaran yang Mengintegrasikan TIK. Kompetensi kreasi pada modul ini dapat dicapai dengan cara melakukan perencanaan pembelajaran, mengidentifikasi jenis-jenis media digital, dan mengoptimalisasi lingkungan sebagai support system pembelajaran dengan teknologi digital.

 

 Video ini merupakan video pembelajaran Cermin datar

 


Masa pandemi ini, proses belajar dari rumah masih terus berlanjut. BDR diperpanjang, diperpanjang, diperpanjang dan diperpanjang lagi... tanpa tahu sampai kapan berakhirnya.

Namun demikian, meski siswa belajar dari rumah bukan berarti guru kemudian ikut l

ibur. Guru-guru tetap masuk ke sekolah dan memastikan pembelajaran selama BDR tetap berlangsung. Nah, Selama BDR ini pembelajaran dilakukan melalui jaringan internet dengan berbagai macam aplikasi. Mulai dari whatsapp, google classroom, youtube, dan sebagainya. Tetapi tidak semua siswa juga dapat melakukan daring.

 

 

 

 

 

Dari pantauan yang dilakukan, dari 32 siswa dalam satu kelas, ada saja siswa yang tidak dapat melakukan pembelajaran secara daring. Hal ini kemudian memunculkan inisiatif dari guru untuk kemudian memantau pembelajaran siswa secara luring. Pemberian materi dan tugas dilakukan secara daring tapi pengoreksiannya dilakukan secara offline. Siswa dijadwalkan untuk datang ke sekolah mengumpulkan tugas untuk diperiksa oleh guru.

Akibatnya, tumpukan buku siswa pun tak terhindarkan. Apalagi jika sang guru mengajar 12 kelas. Guru pun tenggelam dalam lautan buku siswa. Duduk tekun mengoreksi kerjaan siswa.

Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT pada pagi hari ini keluarga besar SMP 2 Semin diberi kesempatan, kesehatan dan kekuatan untuk berkumpul dan berkoordinasi melalui brifing.

Suasana brifing ini, cukup berbeda. Karena brifing kali ini dibersamai dengan plt Kepala Sekolah, yakni Bapak Nur Sutanta, S.Pd, MOr. Beragam informasi disampaikan dan dibahas dalam brifing kali ini. Diantaranya, kaitannya dengan kehadiran guru, pembelajaran di masa pandemi, termasuk persiapan penilaian tengah semester. 

Satu hal penting, yang dibahas adalah keputusan terkait penilaian tengah semester. Penilaian tengah semester tetap akan dilaksanakan, meskipun kondisi BDR. Penilaian tengah semester akan dilakukan dengan model online. Bagi siswa yang sama sekali tidak memiliki perangkat untuk ber online maka akan dibuatkan secara offline. (yon's)


Mendadak Dangdut. Ya, berasa mendadak dangdut. Hari Sabtu, 29 Agustus 2020 tepatnya pukul 17.00 WIB Bang iyon mendapat tugas dari Dinas pendidikan untuk memenuhi undangan diklat dari P4TK IPA. Kenapa mendadak dangdut? Dalam situasi pandemi seperti ini, mendapat undangan untuk mengikuti pelatihan secara luring, tatap muka apalagi sampai ke Bandung rasanya wow. Pelaksanaan dilaksanakan mulai Senin tanggal 31 Agustus 2020. Yang terbayang di benak rapid test, perjalanan, pulang karantina. Bagaimana pun, kondisi pandemi ini tetap saja membuat was-was untuk perjalanan jauh. Rapid test dilakukan, hasil non reaktif. Perjalanan pun dilakukan, dengan perjalanan darat menggunakan kereta api.

Diklat yang dilakukan ini adalah diklat angkatan 1 dan diklat ini baru pertama kali dilakukan untuk jenjang SMP oleh P4TK IPA. Sasaran dari diklat ini adalah pembina ekstrakurikuler IPA. Pembinaan ekstrakurikuler IPA, diharapkan dapat melengkapi kegiatan pembelajaran dengan suasana yang berbeda. Bukan ekstrakurikuler IPA yang berisi latihan soal OSN dan semacamnya.  Tetapi ekstrakurikuler yang menyenangkan, mampu membimbing mengatasi permasalahan lingkungan sekitar, membekalkan keterampilan 4C, dan menciptakan jiwa sciencepreneur. Kemampuan sainspreneur peserta didik yaitu kemampuan melihat suatu permasalahan dan menggunakan cara-cara entrepreneur (wirausaha) untuk mengkreasi, mengorganisasi, dan memanajemen sebuah usaha (organisasi) untuk menciptakan terapan sains yang bermanfaat. Melalui program ini diharapkan akan tersedia pembina ekstrakulikuler bidang IPA yang kompeten untuk melaksanakan tugasnya dan berdampak terhadap peningkatan mutu pembelajaran IPA di sekolah. 


Pernahkah sobat iyonesia sekalian download video atau audio dari sebuah web? Pasti pernah, atau malah sering? Nah, yang kadang bikin kesel ketika nemu video atau musik di sebuah web tapi gak bisa didownload... Padahal itu video/musik pas banget kita pengen. Nyari-nyari tombol download nggak ketemu juga. Tapi bisa diputer di web itu. Masak mesti mampir ke alamat itu terus untuk ngedengerin lagu atau liat video, kan gak asyik.

Tenang, sobat iyonesia... Bang iyon berikan tutorialnya. Cek video berikut ya...


Kegiatan BDR selama pandemi Covid-19 salah satunya menggunakan Google classroom, Sosialisasi penggunaan google classroom di lab komputer dengan siswa kelas 8 dan 9 oleh bapak Triyono, S.Si.,M.Pd dilaksanakan hari Rabu, 29 Juli 2020, pelaksanaan kegiatan secara bergelombang.






Per tanggal 1 Agustus 2020, Drs Sunaryo memasuki masa pensiun. Sehingga jabatan Kepala Sekolah praktis mengalami kekosongan. Menindaklanjuti kekosongan tersebut, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Gunungkidul kemudian mengangkat Nur Sutanta, S.Pd, M.Or untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SMP 2 Semin.

Suasana "New normal" pun harus dilakukan dalam pembagian raport kenaikan kelas tahun ini. Secara Kalender Akademik pembagian raport seharusnya dilakukan pada tanggal 24 Juni 2020. Tetapi mengingat kesiapan dan pemenuhan protokol kesehatan di era New normal ini, Espero kemudian memundurkan jadwal pembagian raport pada tanggal 25 Juni 2020.
Wali murid harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh dengan thermogun. Kemudian cuci tangan dan selanjutnya menuju ruang pembagian raport. Tentunya dalam ruang pun dibatasi, satu meja hanya satu wali murid untuk menjaga jarak satu sama lain.





Pengumuman kelulusan di New Era dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Satu Ruang kelas tidak diisi penuh, tetapi hanya diisi separo. Kondisi tersebut, memaksa satu kelas dibagi menjadi dua ruang. Wali kelas pun harus membagi dirinya agar terlihat dari dua ruang tersebut, akibatnya mau tidak mau wali kelas berdiri di antara dua rung kelas tersebut.



Tahun pelajaran 2019/2020 sudah memasuki hari-hari terakhir. Saatnya penilaian akhir tahun (PAT) dilakukan. Namun demikian, dalam kondisi pandemi Corona ini pemerintah menghimbau agar jika sekolah dapat menyikapi pelaksanaan PAT. Sekolah dapat melaksanakan PAT tetapi tidak boleh mengumpulkan siswa secara fisik. PAT pun diberikan beberapa alternatif, bisa PAT seperti biasa tetapi menggunakan model dalam jaringan (daring), pemberian tugas, ataupun penilian portofolio. 
Menyikapi hal tersebut, pihak sekolah melakukan koordinasi terkait hal tersebut. Koordinasi dilakukan dalam kondisi "new" normal. Masker menjadi salah satu "kewajiban".

LInk Terkait

Contact form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget